13/02/11


Setiap TPS Dikawal 1 Polisi

NUNUKAN – Peta pengamanan Pemilukada Nunukan, terutama pada hari H pemungutan suara sudah dipersiapkan matang. Untuk setiap tempat pemungutan suara (TPS) bakal ditempatkan satu polisi.
“Sampai di kecamatan terjauh seperti Krayan dan Krayan Selatan juga kita tempatkan 1 polisi. Juga didukung Satpol PP, Linmas dan satuan keamanan lainnya. Yang jelas, pada saat pencoblosan pengamanan all out lah,” tegas Kapolres Nunukan AKBP Raden Prabowo Argo Yuwono SiK.
Justru yang menjadi kendala, lanjut Kapolres, adalah topografi wilayah Nunukan yang sulit dan menantang.
Misalnya, mengawal pendistribusian logistik ke Krayan dihadapkan oleh medan yang cukup menyulitkan, transportasi yang terbatas.
Tugas polisi tidak hanya terbatas pada saat pendistribusian maupun hari H pemungutan suara, pasca pencoblosan hingga hasil rekapitulasi tingkat PPK selesai, kemudian logistik kembali ke KPU, tugas polisi masih melekat.
Soal kerawanan, menurut Kapolres, itu tidak akan terjadi, sebab kesadaran masyarakat Nunukan untuk mendukung pemilukada damai, telah terpatri dengan baik.
Sebelum pengamanan di lapangan, anggota polisi maupun satuan pengaman lainnya telah dibekali pendidikan dan pelatihan pengamanan, untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu apabila terjadi anarkis atau hal-hal yang tidak diinginkan selama Pemilukada berlangsung.
Disebutkan, untuk pengamanan Pemilukada secara keseluruhan, sudah disiapkan 521 perseonel terdiri dari Polres, TNI, Pol PP, Dishub, Pemadam Kebakaran dan satuan keamanan lainnya. Selain, juga akan dibantu personel Polres Tarakan sebanyak 50 anggota, intel Polda Kaltim 1 regu, Polair 1 regu, Brimob, dan patroli bersama TNI. Tim pengamanan juga standby on call, sewaktu-waktu masyarakat mengetahui ada titik kerawanan bisa langsung menghubungi petugas keamanan yang bersiaga di sejumlah titik.
Sedangkan untuk pengamanan pada saat debat kandidat yang dijadwalkan 12 Februari mendatang, Polres Nunukan akan menempatkan sebanyak 178 personel. Terdiri dari, pengamanan di dalam gedung diselenggarakannya acara, di luar gedung, misi intelijen, dan pengamanan lalu lintas di jalan.
Menjaga agar kondisi daerah kondusif, lanjut Kapolres, bukan hanya tugas kepolisian maupun satuan pengaman lainnya.
“Ini yang penting, peran serta seluruh jajaran masyarakat, mulai dari petani, pedagang hingga semua lapisan sangatlah diharapkan. Termasuk tim pasangan calon, simpatisan untuk dapat berbesar hati jika hasilnya nanti adalah kemenangan tertunda,” pesan Kapolres. (ica)

Tidak ada komentar: